
Keterangan logo dari Konsep “The Seven Summits of Indonesia”
Bentuk
Ada tujuh setitiga yang diletakan secara berdempet yang melambangkan ke tujuh puncak tersebut. Dan didasar ada garis tebal hijau yang melambangkan hutan lebat yang ada di gunung-gunung tersebut.
Warna
Ada empat warna yang mewakili arti sebagai berikut;
Warna Hitam: Gunung tidak aktif atau bukan gunung berapi, yang mewakili Gunung Bukit Raya, Gunung Latimojong dan Gunung Binaiya
Warna Merah: Gunung yang aktif atau gunung berapi, yang mewakili Gunung Kerinci, Gunung Semeru dan Gunung Rinjani.
Warna abu-abu muda: Gunung karang (limestone), yang mewakili Gunung Carstensz.
Warna Hijau: Hamparan hutan yang subur yang merupakan bagian dari gunung-gunung tersebut.
Posisi/tata letak
Penempatannya disesuaikan dengan tingkat kelompok menurut ketinggian gunung tersebut dalam konsep “The Seven Summits of Indonesia” ini saya kelompokan menjadi sbb:
Bagian atas yang mewakili puncak paling tertinggi dan hanya ada satu yaitu Puncak Carstensz Pyramid 4.884 m
Bagian Tengah yang mewakili tiga puncak gunung berapi aktif yaitu Gunung Kerinci 3.800 m, Gunung Rinjani 3.726 m, dan Gunung Semeru 3.676 m.
Bagian bawah yang mewakili tiga puncak gunung yang tidak berapi yaitu Gunung Bukit Raya 2.278 m, Gunung Latimojong 3.430 m, dan Gunung Binaiya 3.027 m.
Bagian paling bawah berwarna hijau, adalah perlambang hutan lebat yang ada di kaki gunung-gunung tersebut.
Logo ini bisa dipakai siapa saja dalam proyek seven summit Indonesia mereka, namun tidak diijinkan jika dipakai untuk tujuan mencari keuntungan finacial dan jika memilih tidak memakainya juga tidak mengapa, tidak ada paksaan dalam penggunaannya. Yang mendesain dan membuat logo ini adalah penggagas konsep ini sendiri yaitu Hendri Agustin.
