Warga Negara Inggris Pertama Terdaftar Sebagai 7 Summiter Indonesia.

Matthew David Holt, seorang pensiunan berkewarganegaraan Inggris yang tinggal di Afrika Selatan, adalah merupakan orang British pertama yang terdaftar sebagai pendaki asing yang berhasil mendaki ke tujuh puncak tertinggi di tujuh pulau/kepulauan besar Indonesia. Pria ini mendaki gunung di Indonesia semenjak masa mudanya. Pada tahun 1993 iya mendaki Gunung Rinjani saat dia berlibur ke Indonesia. Kemudian dilanjutkan pada tahun 2007 dia mendaki Cartensz Pramid dari jalur Sugapa, pada saat pendakian itu dia dalam misi menyelesaikan pendakian Word 7 Summits nya.

“Saya mulai secara tidak sengaja dengan Rinjani saat liburan, seperti kebanyakan backpacker pada tahun 1993, kemudian Carstensz, menyelesaikan 7 puncak benua pada tahun 2007. Kemudian Semeru dan Kerinci, yang termasuk di antara 50 puncak paling terkenal di dunia (saya telah mendaki 36 di antaranya) pada tahun 2011, dan kemudian guide saya di Indonesia yaitu Aris Yanto menyebutkan 7 puncak tertinggi di Indonesia – jadi saya mendaki Binaiya dan Latimojong pada tahun 2024, dan Bukit Raya (ditambah Rinjani lagi) pada tahun 2025.” Demikian ungkap Matthew saat ditanya bagaimana dia bisa mengetahui tentang The Seven Summits of Indonesia.

Pria berusia 64 tahun yang berdomisili di kota Cape Town Afria Selatan ini mengungkapkan dia termasuk rutin mendaki gunung dan terdaftar sebagai anggota Mountain Club of South Africa (MCSA) dan Alpine Club (UK), dan dia berpendapat bahwa 7 Summits Indonesia adalah cara yang bagus untuk mencicipi beragam budaya dan medan Indonesia.

Tapi mengenai gunung favoritnya di jajaran 7 Summits Indonesia dia menjelaskan, “Binaiya adalah favorit saya karena kombinasi akses mudah ke jalur pendakian, pengalaman budaya yang menarik, dan hari pendakian puncak yang berat. Bukit Raya sangat berkesan, tetapi tidak selalu menyenangkan serta perjalanan bus dan kapal yang panjang dan tidak nyaman, serta lintah”.

Matthew mengaku baginya, puncak Carstensz sangat sulit dijangkau pada tahun 2007, dua ekepedisi dia sebelumnya dibatalkan karena masalah logistik. “Logistik untuk beberapa puncak lainnya, terutama Binaiya juga tampak cukup menantang dan menegangkan, tetapi Aris Yanto menangani semuanya. Kami tentu tidak akan bisa mendaki puncak-puncak ini tanpa pemandu lokal yang berpengalaman dan gigih”. Lanjut dia menceritakan pengalamannya saat mendaki gunung tersebut.

Kepada para pendaki yang berencana untuk mendaki 7 Summits Indonesia dia mengatakan bahwa akan sangat menantang, tetapi juga merupakan petualangan yang hebat dan cara fantastis untuk menikmati pesona dan tantangan Indonesia. Matthew David Holt menuntaskan The Seven Summits of Indonesianya dalam kurun waktu 30 tahun 10 bulan.